Ringkasan Artikel:
Bos baru Xbox, Asha Sharma, mengakui dalam memo internal yang bocor bahwa biaya berlangganan Game Pass saat ini terlalu membebani pemain. Microsoft kini tengah mengkaji perombakan harga, termasuk kemungkinan menghadirkan opsi berlangganan dengan iklan.
Game Pass Mulai Terasa Mencekik Pemain?
Asha Sharma, pimpinan baru Xbox, secara mengejutkan mengakui bahwa harga berlangganan layanan Xbox Game Pass saat ini "terlalu mahal" bagi para pemain. Pengakuan ini terungkap melalui memo internal perusahaan yang dibocorkan oleh The Verge.
Pernyataan ini muncul beberapa bulan setelah langkah kontroversial Microsoft pada tahun 2025 lalu yang menaikkan biaya Game Pass Ultimate secara signifikan hingga menyentuh angka $29.99 (sekitar Rp 480.000) per bulan—sebuah lonjakan 50% yang memicu banyak protes dari komunitas gamer.
Dalam memo tersebut, Sharma menegaskan bahwa meskipun Game Pass tetap menjadi fondasi utama ekosistem Xbox, model harga yang ada saat ini bukanlah bentuk final.
"Dalam jangka pendek, Game Pass telah menjadi terlalu mahal bagi para pemain, sehingga kita membutuhkan persamaan nilai yang lebih baik. Dalam jangka panjang, kita akan mengembangkan Game Pass menjadi sistem yang lebih fleksibel yang membutuhkan waktu untuk diuji dan dipelajari," tulis Sharma.
Rencana Tier dengan Iklan dan Bundling Netflix?
Merespons keluhan komunitas, Microsoft tampaknya tidak tinggal diam. Kabar dari berbagai sumber menyebutkan bahwa perusahaan tengah menjajaki opsi berlangganan yang lebih murah.
Salah satu rencana yang kabarnya sedang dipertimbangkan adalah tier berlangganan berbasis iklan. Model ini serupa dengan apa yang dilakukan oleh layanan streaming film seperti Netflix, di mana pengguna bisa mendapatkan harga langganan yang jauh lebih murah (atau bahkan gratis) sebagai kompensasi dari menonton iklan di sela-sela permainan.
Menariknya lagi, sempat muncul rumor mengenai diskusi awal antara Microsoft dan Netflix untuk membuat paket bundling langganan Game Pass dengan layanan streaming Netflix. Co-CEO Netflix, Greg Peters, bahkan membenarkan adanya pertukaran ide terkait hal ini, meski belum ada kesepakatan resmi.
Langkah Microsoft selanjutnya tentu sangat ditunggu oleh para gamer. Apakah Xbox benar-benar akan menghadirkan opsi Game Pass yang lebih bersahabat di kantong dalam waktu dekat? Kita tunggu saja update selanjutnya hanya di Overpower.id!
Komentar (0)
Silakan Login untuk meninggalkan komentar dan membalas komentar lainnya.
Jadilah yang pertama untuk berkomentar!


